Tuesday, December 18, 2007

jalanNya

wira : "Tet, Tuhan tuh ga adil.."

teti : "bukan ga adil, wir.. tapi Tuhan belom memberikan keadilanNya buat elo.."


hmm.. sepetik pembicaraan yang terngiang di kepala.

suatu hari, suatu waktu, Insya Allah ya, akan ada jalan dari Yang Maha Kuasa, untuk setiap hal yang sudah manusia lalui yang berhubungan dengan apa yang akan dihadapi. jalan yang dipermudah sama Allah, jalan yang bener menurut Allah, yang akan kita nikmatin nantinya. dan Insya Allah, itulah saat kita menemukan keadilan dariNya.. AMIN :)

awal sebongkah es



hangat
muncul saat panas bercampur dingin.
namun ketika panas mengalir dari dingin,
dingin menjadi lebih dingin.

hangat muncul lagi saat panas bercampur dingin.
menstimulasi dingin menjadi hangat,
meredam panas jadi dingin.

hangatnya menjadi,
panasnya menjadi hangat,
namun dinginnya semakin terasa juga.

panasnya ada,
tapi dinginnya terlalu kuat kali ini.

dingin mencoba menjadi hangat,
mencoba menikmati setiap tetesannya panas,
terus merasuk mengalir mencari kehangatan.

panasnya ada,
meneteskan terus panasnya
agar tetap hangat,
terus tanpa henti.

namun dingin terlalu dingin,
untuk memaksakan hangat mengaliri dingin dan panas.

lantas dingin mengalir menjauh,
menjadi dingin sendiri,
dan bertambah dingin.

panas masih terus mengalir merasuki dingin,
agar hangat kembali dirasa.

sampai akhirnya,
kini dingin tak lagi jadi dingin.
dingin telah membeku,
membentuk bongkahan es di satu sisi hati...





yeaa akhirnya gw menikmati sudirman malam
di dalam mobil dan menyetir sendiri
dengan kecepatan 60 km/jam saja cukup laaah!

Saturday, December 15, 2007

usai

hari ini, sudah tidak ada lagi.
pergi meninggalkan mimpi,
pergi berlalu sendiri-sendiri.

tidak lagi terbelenggu,
menantikan waktu
menantikan aku.

sudah usai, sayang.
sudah usai rasa sayang.
sudah usai dan menjadi bayang.

maaf sekali lagi.
atas semua yang terjadi,
akan mimpi yang tak menjadi,
akan rasa yang tak mampu diperbaiki.

terima kasih.
mantan kekasih ;)