Friday, September 16, 2005

the mannekin

perfect.
it seems supposed to be.
tall.
slim.
beautiful.
barbie-ism.
diet.
girls.

Tanda-tanda yang dialami penderita anoreksia :

- Menolak mempertahankan berat badan normal dan cenderung selalu ingin lebih kurus.
- Selalu ketakutan berat badannya akan naik walaupun kenyataannya berat badannya turun terus.
- Berhenti menstruasi tiga bulan berturut-turut atau lebih padahal tidak hamil.


padahal mereka ga tau apa yang sebenernya mereka lakuin.
nurunin berat badan mereka yang sebenernya udah kurus..
diet yang salah, yang bukannya bikin sehat tapi malahan cari penyakit.
jadi lemes. jadi pengen muntah. jadi sakit perut. jadi ga bisa makan.
matanya jadi cekung. muka ga sehat. bahkan ada yang percaya ngeroko bikin kurus. aaah.. semua punya cara dan pendapat masing masing.

untuk apa sih?
mempertahankan cowo?
mempertahankan agency?
masa muda yang cuma sekali?
okay lah kalo kaya gitu..
tapi engga selalu sampe engga makan sama sekali kan?!
kalo gitu cowonya yang engga bisa nerima keadaan kita apa adanya..
agency? aaah,, ga semua minta model yang kurus banget dengan tinggi semampai dengan berat badan engga lebih dari 50 kg, kan!?
ga sedikit yang bisa keren di masa muda dengan badan yang ga kurus kok..
kan yang penting pede-nya orang itu..

kenapa semua jadi malahan kaya nyakitin diri sendiri, sih?
apa untuk tampil cantik dan memikat harus kaya gitu yah?

kadang gw mikir, gw yang terlalu cuek ataukah mereka yang terlalu berlebihan? mungkin ga sih, akan tiba saatnya nanti gw seperti itu?
iyah, berat gw yang 50 kg dgn tinggi 170 cm ini akan terus berkembang dan bertambah. tapi akankah sampe nantinya gw nyakitin diri sendiri? hope no.. i'm trying to be myself. my own self with a good attitude. hope so.. heehhee.. dan kalopun gw merasa harus diet, yah engga akan ekstrim Insya Allah... xP


untuk teman teman yang mencoba terus menurunkan berat badannya,
yang padahal ia telah jauh berbeda dari dulu...

Wednesday, September 14, 2005

tadi malem gw mikir,

terkadang,
orang terbaik, yang kamu lihat baik dari luar dan dalamnya bukanlah mereka yang akan menjadi malaikat di hatimu.

tetapi,
jika kamu melihat lebih dalam tentang mereka yang menyakitimu,
tentang mereka yang selalu membuatmu kesal, atau menyebalkan,
mereka adalah seseorang yang tidak pernah kau tebak dan kira isi hatinya,
dan merekalah yang selalu berjalan bersamamu,
maka merekalah yang kemudian menjadi seorang malaikat di hatimu...

Saturday, September 10, 2005

tentang seorang kakek

seorang paruh baya berumur 79 tahun terbarung rapuh di tempat tidur sebuah rumah sakit. ia membuka matanya, linglung. inikah kamar yg biasa ia tempati? lalu istri, anak-anak, dan cucu-cucunya mengelilingi, "Bapak, Aki, ini masih di rumah sakit.." semua berbarengan memberitahu.

aku disampingnya. ia menatapku lama. tried to recognizing.
"Ini Jessica, Aki..."
aku menggenggam tangannya dan ia balas menggenggam tanganku dengan tenaga yang ia punya. setutur kalimat terangkai dari bibirnya, dan hanya sebuah kata,
"geulis.." yang aku tanggap, dan begitupun semua yang mengelilingi.

aaah.. ia tampak lebih tua dari biasanya. kurus sekali, dan tangan yang aku genggam. kulit keriput seorang kakek. tanda panjangnya perjalanan hidup yang ia lalui. ia berusaha menarik rapat aku ke dekatnya. perlahan, diantara selang infus dan selang makannya aku merapat, meletakkan kepalaku di dadanya dengan perlahan. semerbak harum minyak kayu putih di badannya menambah hangat keadaan. ia membelai kepalaku.

"Akii.. Aki haru sembuh biar bisa nonton piala dunia 2006 yah!" ucapku sambil menahan air mata yang membendung.
dengan terbata bata ia bicara. aku hanya mengangguk dan terseyum mencoba mengerti patahan-patahan bahasa sunda yang ia ceritakan. hanya kata "Jerman" yang terdengar jelas, dan ia tertawa kecil.

diantara tawa kami, aku inginnya menangis saja! ia begitu semangat.. begitu kuat.. ia memang begitu, itu yang dikatakan anak-anaknya. ia masih ingin menonton tv, mengajak kami bicara walaupun rangkaian kalimatnya kacau, bahkan ia mencoba mengangkat kakinya dari tempat tidur krena ingin jalan jalan. ia sangat punya semangat juang, karena seperti itulah kehidupan mudanya. aaah.. sosok tua yang rapuh itu masih merasa dirinya seorang TNI muda, sepertinya.. ketika ia kuat dan berjuang dulu.

dan ternyata ia cukup dihormati dan dipandang di kota kembang, sampai seorang walikota bandung menyempatkan diri datang menjenguknya.

dan dulu, ia merelakan anaknya tinggal di sebuah gudang tni karena ia harus pindah dari rumah dinasnya... semua agar anaknya menyelesaikan kuliahnya di Institut Tekhnik Bandung.. sehingga adanya seorang ayah yang aku punya.

ternyata aku punya seorang kakek yang hebat. ia bukan hanya hebat di masa mudanya, tapi sampai saat ini. sekarang, semoga Allah meringankan sakitnya.
Amin. =')